Seorang pengguna yang mencoba mengakses perangkat Mikrotik melalui Winbox mungkin ditolak aksesnya dan sebagai timbal baliknya ditampilkan pesan error pada Winbox yang sayangnya tidak menjelaskan penyebab alasan mengapa akses ditolak. Sebagian besar pengguna sering bingung ketika melihat pesan error Winbox ketika mencoba mengakses router kita, terutama ketika pesan yang ditampilkan bukanlah pesan “wrong username or password” yang biasa tampil ketika kita salah memasukkan username ataupun password Mikrotik kita.

Selain pesan error Winbox yang diterima saat nama pengguna atau kata sandi yang dimasukkan salah, ada pesan lain yang bisa diterima saat mencoba masuk ke perangkat Mikrotik menggunakan Winbox. Kedua jenis pesan error Winbox biasanya membuat kita bingung karena pesan error tersebut tidak menjelaskan secara rinci apa kesalahannya. Dalam artikel kali ini kita akan membahas beberapa pesan error yang sering muncul pada winbox dan bagaimana cara mengatasinya.

Baca juga : 

Corrupt RouterOS :

RouterOS bisa rusak ketika router di-reboot dari jarak jauh, ketika ada fluktuasi daya atau ketika pembaruan RouterOS tidak berfungsi dengan benar. Ketika Anda tidak bisa mengakses Mikrotik Anda sebagai hasil dari routerOS currupt, cukup instal ulang perangkat Mikrotik Anda menggunakan netinstall. Lihat cara menginstal ulang perangkat Mikrotik melalui netinstall. Terdapat perbedaan antara Winbox versi lawas dengan winbox versi terbaru seperti pada postingan berikut ini : Perbedaan Winbox Versi 3.19 dan Versi 2.2.16

ERROR: could not fetch index.

Tampilan error could not fetch index winbox mikrotik

Jika Anda menerima pesan error winbox ini saat mencoba mengakses mikrotik Anda, Ketika pesan error ini muncul itu berarti bahwa routerOS pada perangkat Mikrotik yang anda coba akses dan Winbox di komputer Anda tidak kompatibel. Anda bisa mencoba menggunakan versi winbox yang terbaru atau sebaliknya.

Ketika mengakses Mikrotik melalui Winbox, maka Winbox akan mendownload plugin yang dibutuhkan dan menyimpanya di file lokal komputer, nah apabila plugin berubah atau corrupt maka biasanya pesan ERROR: could not fetch index akan muncul. Dalam kasus yang lain pesan error tersebut muncul karena port yang digunakan untuk mengakses mikrotik telah berubah atau tidak sesuai.

ERROR: could not connect to 192.168.88.1

Untuk masalah yang satu ini pastikan Mikrotik dan Komputer sudah saling terhubung, anda bisa melakukan pengecekan ping ke ip Mikrotik, jika hasilnya Request Time Out atau General Failure atau destination host unreachable, pastikan IP Komputer sudah mendapatkan IP DHCP atau sudah di isi dengan benar, dan lakukan pengecekan ping sampai keterangan yang muncul Reply From.

Dalam kasus ini bagi anda yang baru pertama kali belajar Mikrotik atau baru mengenal jaringan komputer, pastikan IP Mikrotik dan IP Komputer sudah satu network atau satu class, misalnya, Mikrotik anda memiliki IP 192.168.88.1 jadi IP komputer yang terhubung ke Mikrotik harus memiliki IP dari 192.168.88.2-192.168.88.254.

Untuk kasus ERROR: could not connect to akan sama penyelesaianya apabila mengakses Mikrotik dengan menggunakan MAC Address, akan sulit mengakses Mikrotik melalui MAC Address apabila IP Mikrotik dan IP Komputer tidak dalam satu class atau satu network.

ERROR: wrong username or password

Anda pernah menemukan kasus tidak bisa login ke Mikrotik dengan keterangan ERROR: wrong username or password setelah melakukan UPGRADE routerOS terbaru, padahal sebelumnya tidak pernah mengganti Username dan Password Mikrotik, padahal Winbox yang digunakan adalah yang biasa anda pakai sebelumnya, dan tidak pernah ada masalah gagal login.

Nah apabila kasusnya tidak bisa login setelah RouterOS di upgrade bisa jadi versi Winbox yang anda pakai dengan Versi RouterOS tidak cocok, anda bisa mencoba mengganti Winbox dengan versi yang lain, untuk mencoba versi Winbox yang lain anda bisa mendownloadnya di halaman berikut, saya sudah mengumpulkan semua versi winbox dari versi lawas sampai terbaru, selamat mencoba: Download Winbox Terbaru dan Semua Versi

Masalah jika Anda terhubung ke ether1.

Kasus tidak bisa login ke Mikrotik setelah Mikrotik di reset atau di Netinsall biasanya terdapat default firewall yang aktif untuk port1 yang biasa digunakan untuk WAN. Kebanyakan Mikrotik memiliki settingan firewall yang telah dikonfigurasi untuk menolak akses ke Mikrotik melalui port WAN. Ether1, yang telah ditetapkan sebagai port WAN, memiliki firewall-firewall yang menolak akses kedalam Mikrotik akibatnya akan menolak semua akses apapun ke mikrotik anda. Untuk mengakses Mikrotik Anda, disarankan agar Anda menggunakan port ether2, 3, 4, dll, tergantung pada model Mikrotik Anda. Baca juga langkah setelah Mikrotik di reset: Mikrotik Default Password Setelah Reset Mikrotik

Jika artikel ini bermanfaat silahkan share atau berlangganan ke blog ini untuk menerima postingan terbaru yang akan di kirim melalui email dan apabila ingin disebarluaskan harap mencantumkan link sumbernya. Terimakasih

Baca juga: Cara Agar Winbox Mikrotik kita Aman

Di video dibawah ini contoh-contoh error ketika login di Mikrotik Rb hAP Lite RB941-2ND